JAKARTA - Pemerintah menyalurkan kembali bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Januari 2026.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Penyaluran bansos menjadi salah satu upaya strategis untuk memastikan keluarga rentan dapat hidup lebih layak.
Bansos PKH menargetkan kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Setiap kategori penerima mendapatkan nominal berbeda sesuai kebutuhan spesifik mereka. Penyaluran dilakukan empat tahap dalam setahun sehingga total bantuan bisa mencapai jutaan rupiah per tahun per penerima.
Sementara BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong.
Nominal bantuan BPNT sebesar Rp200.000 per bulan dengan penyaluran dapat dilakukan bulanan atau dirapel sesuai kebijakan daerah. Bantuan ini bertujuan memastikan keluarga penerima tetap memiliki akses pangan sehat secara berkelanjutan.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP.
Pemerintah menyediakan situs resmi yang mudah diakses secara daring untuk pengecekan data mandiri. Dengan langkah sederhana, setiap warga dapat mengetahui apakah mereka termasuk penerima bansos atau belum.
Langkah pengecekan dimulai dengan membuka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui ponsel atau komputer.
Pengguna kemudian mengisi data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai domisili yang tertera di KTP. Selanjutnya, masukkan nama sesuai KTP, kode captcha, dan klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan status penerima.
Jika NIK muncul sebagai penerima bantuan, warga berhak mendapatkan pencairan sesuai jadwal dan mekanisme di wilayah masing-masing.
Sebaliknya, jika tidak tercantum, artinya belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Proses ini memberikan transparansi sekaligus memudahkan masyarakat mempersiapkan dokumen bila ingin mendaftar di periode selanjutnya.
Langkah-Langkah Mengakses Situs Cek Bansos
Pertama, pastikan perangkat memiliki koneksi internet stabil agar akses situs berjalan lancar. Masukkan alamat situs resmi pada peramban dan isi data sesuai petunjuk yang tersedia. Proses ini dapat dilakukan kapan saja, tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau desa.
Situs ini menampilkan informasi lengkap mengenai status penerima PKH dan BPNT di seluruh Indonesia. Data yang diberikan meliputi kategori bantuan, tahap penyaluran, dan jumlah nominal yang diterima setiap penerima. Pengguna cukup mengikuti petunjuk di layar untuk mendapatkan hasil pengecekan secara cepat dan akurat.
Selain itu, situs resmi juga menyediakan opsi untuk menyampaikan aduan atau pertanyaan seputar bansos. Dengan fitur ini, masyarakat dapat memastikan bahwa hak mereka terpenuhi. Layanan ini membantu pemerintah memantau penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan mengurangi kesalahan administrasi.
Nominal Bantuan PKH dan BPNT 2026
PKH diberikan sesuai kategori penerima, mulai dari ibu hamil, anak-anak, siswa, hingga lansia dan penyandang disabilitas berat.
Ibu hamil atau nifas menerima Rp750.000 per tahap, sedangkan anak usia dini juga mendapatkan Rp750.000 per tahap. Siswa SD mendapat Rp225.000, SMP Rp375.000, dan SMA Rp500.000 per tahap sesuai jenjang pendidikan masing-masing.
Lansia di atas 70 tahun mendapatkan Rp600.000 per tahap, begitu pula penyandang disabilitas berat. Total bantuan PKH setahun dapat mencapai jutaan rupiah per penerima tergantung kategori dan jumlah tahap penyaluran. Sistem ini memastikan kelompok rentan memiliki dukungan finansial yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka secara berkelanjutan.
BPNT diberikan setiap bulan sebesar Rp200.000 dalam bentuk saldo elektronik. Saldo ini digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong yang telah ditunjuk pemerintah. Penyaluran fleksibel sesuai kebijakan daerah, sehingga masyarakat dapat menerima bantuan secara bulanan atau dirapel jika diperlukan.
Manfaat dan Aksesibilitas Bansos Bagi Masyarakat
Penyaluran bansos PKH dan BPNT membantu keluarga rentan memperoleh akses kebutuhan dasar secara merata. Program ini juga berperan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima dalam jangka panjang. Bantuan sosial menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memastikan keadilan sosial dan keberlangsungan hidup yang layak.
Pengecekan secara daring memudahkan masyarakat mengetahui status mereka tanpa harus mengantri di kantor kelurahan. Hal ini memberikan efisiensi waktu dan mengurangi risiko administrasi yang salah. Dengan transparansi ini, warga dapat mempersiapkan dokumen tambahan jika ingin mendaftar atau memperbarui data mereka.
Masyarakat yang ingin informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center Kementerian Sosial atau mendatangi kantor kelurahan/desa setempat.
Layanan ini memastikan setiap penerima mendapatkan haknya secara tepat dan memaksimalkan manfaat bantuan. Dukungan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.