BULOG

BULOG Aceh Pastikan Stok Beras Aman Menjelang Bulan Ramadhan 2026

BULOG Aceh Pastikan Stok Beras Aman Menjelang Bulan Ramadhan 2026
BULOG Aceh Pastikan Stok Beras Aman Menjelang Bulan Ramadhan 2026

JAKARTA - Ketersediaan pangan di Aceh dipastikan tetap aman menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. 

Perum BULOG menegaskan persediaan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Upaya ini menjadi langkah penting menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Hingga Minggu, 18 Januari 2026, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Aceh tercatat sebanyak 62.820 ton. Stok tersebar di seluruh gudang dan kantor cabang di wilayah Aceh. Angka ini menunjukkan kesiapan BULOG dalam menghadapi lonjakan konsumsi masyarakat.

Selain beras, BULOG Aceh mengelola stok minyak goreng sebanyak 191.428 liter. Jumlah ini memperkuat jaminan ketersediaan bahan pokok. Dengan demikian, masyarakat dapat terpenuhi kebutuhan pangan utama secara optimal.

Ketersediaan Stok untuk Stabilitas Pasokan

Dirut BULOG Ahmad Rizal menegaskan stok yang melimpah menjadi fondasi kuat bagi seluruh penugasan pemerintah. Kegiatan stabilisasi pasokan dan harga dapat dijalankan tanpa hambatan. Selain itu, stok ini mendukung penyaluran bantuan pangan dan tanggap darurat bencana.

BULOG Aceh siap menghadapi tradisi Megang dan momen Ramadan. Persiapan ini memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata. Kesiapan stok menjadi modal penting menghadapi periode konsumsi tinggi.

Realisasi penyaluran hingga pertengahan Januari 2026 berjalan dengan baik. Total realisasi CBP untuk bencana mencapai 14.435 ton. Bantuan Pangan Beras tercatat sebesar 9.980 ton dengan tingkat distribusi mendekati 100 persen di sejumlah kabupaten/kota.

Distribusi Beras di Kabupaten dan Kota

Tingkat distribusi yang tinggi menunjukkan sistem penyaluran BULOG berjalan efektif. Penyaluran merata hingga kabupaten dan kota memastikan stok tersedia di seluruh wilayah. Hal ini mengurangi risiko kelangkaan menjelang momen penting.

Di wilayah terdampak bencana seperti Takengon, stok beras juga aman. Per 17 Januari 2026, stok fisik tercatat sekitar 280 ton. Pasokan tambahan dari Gudang Cabang Lhokseumawe sebesar 5.000 ton sedang dikirim hingga akhir Januari 2026 untuk mendukung Kabupaten Takengon dan Bener Meriah.

Langkah ini memastikan stok beras di wilayah dataran tinggi tetap terjaga. Masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok tanpa khawatir. Distribusi berjalan lancar meski medan dan tantangan logistik kompleks.

Pengiriman Lintas Cabang

Selain itu, BULOG Aceh melakukan pengiriman lintas cabang dari beberapa wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta. Total rencana pergerakan stok mencapai 1.200 ton. Tujuannya adalah memastikan pasokan tersedia di daerah dengan tantangan distribusi tinggi.

Kegiatan pengiriman lintas cabang menjadi strategi penting menjaga keseimbangan stok. Distribusi yang terkoordinasi meminimalkan risiko kekurangan di cabang-cabang penting. Stok di wilayah yang sulit dijangkau tetap dapat dipenuhi secara optimal.

Pengaturan logistik ini mendukung penyaluran bantuan pemerintah. Langkah ini juga menjadi antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Keberadaan stok dan pengiriman yang terencana menjaga ketahanan pangan lokal.

Menjaga Stok Hingga Idul Fitri

Dengan langkah-langkah tersebut, stok di Cabang Takengon dipastikan terisi secara optimal. Persiapan ini mendukung kebutuhan penyaluran bantuan dan antisipasi lonjakan konsumsi. Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan beras tanpa khawatir selama Ramadan dan Idul Fitri.

Kesiapan stok dan distribusi menjadi fondasi stabilitas pangan Aceh. Semua cabang mendapatkan perhatian untuk memastikan pasokan beras tersedia. Dengan cara ini, BULOG Aceh mampu menjaga ketahanan pangan di seluruh wilayah.

Keberadaan stok yang memadai juga mendukung stabilitas harga beras di pasaran. Lonjakan permintaan tidak akan memicu kelangkaan. Masyarakat dapat merencanakan kebutuhan pangan dengan lebih pasti.

Persiapan ini sekaligus menunjukkan kemampuan BULOG Aceh dalam manajemen logistik dan distribusi. Stok beras dan minyak goreng yang cukup menjadi modal penting menghadapi periode konsumsi tinggi. Langkah ini memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi secara optimal hingga Idul Fitri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index